Home Wisata Jelajah Pesona Pangkalpinang #2 : Jalur Destinasi Wisata Budaya

Jelajah Pesona Pangkalpinang #2 : Jalur Destinasi Wisata Budaya

4 Menit Estimasi Baca
0
0
6

Jelajah Pesona Pangkalpinang gak cukup kalau hanya ke pantai saja. Setiap daerah pasti punya cerita-cerita budaya yang melekat di masyarakat yang tentu berbeda dari daerah satu dengan daerah lainnya. Cerita budaya yang unik akan menjadi khas dan harus kita sebar luaskan ke penjuru dunia. Pangkalpinang mempunyai 15 Jalur Destinasi Wisata Budaya.

Dari ke-15 Jalur Destinas Wisata Budaya di Pangkalpinang, ada satu destinasi yang sangat fenomenal karena seluruh penjuru dunia datang ke Pangkalpinang. Yuk, kita ulas satu per satu destinasi wisata budaya apa aja yang harus kita kunjungi kalau pergi ke Pangkalpinang.

  1. Kampung Melayu Tuatunu

    Kampung Melayu Tuatunu merupakan salah satu contoh bentuk perkampungan yang masih bertahan dengan konsep kolonial.

  2. Masjid Raya Tuatunu

    Masjid Raya Tuatunu merupakan masjid terbesar di Bangka Belitung yang terletak di tengah-tengah desa Melayu Tuatunu. Masjid ini berarsitektur modern dan tradisional yang dilengkapi dengan fasilitas canggih seperti beduk elektronik, fasilitas internet dan lain-lain.

    Pesona Pangkalpinang
    Masjid Raya Tuatunu
  3. Masjid Al-Mukarrom Tuatunu

    Masjid ini didirikan pada tahun 1928 dan merupakan salah satu masjid tertua yang ada di Pulau Bangka.

  4. Kelekak Community

    Merupakan kawasan hutan masyarakat yang dikembangkan menjadi ekosistem alam berbalut budaya lokal Budaya. Disini wisatawan dapat menikmati keindahan alam hutan, permainan budaya Bangka, rumah tradisional, peralatan dan perlengkapan tradisional masyarakat Bangka, makanan khas Bangka serta tempat peribadatan masjid kayu yang bercirikan budaya lokal.
    Setiap wisatawan yang berkunjung akan disuguhkan tarian khas Bangka sebagai penyambut kedatangan.

  5. Perigi Pekasem

    Perigi Pekasem atau sumur ini dijadikan tempat untuk membuang mayat orang-orang yang dibunuh TRI (Tentara Rakyat Indonesia) karena dianggap musuh atau sebagai mata-mata Belanda dan sekutu.

  6. Makam Akek Bandang

    Akek dalam  sebutan orang Bangka bearti Kakek dan Bandang berarti orang yang selama hidupnya tidak menikah. Nama sebenarnya Akek Bandang adalah Akek Malik. Beliau lahir sekitar tahun 1850 dan wafat tahun 1920.

  7. Hutan Kota

    pesona pangkalpinang
    Hutan Kota Tuatunu di Pangkalpinang (foto by bangkanews)

    Luas hutan ± 137 ha, selain sebagai hutan wisata, hutan Tuatunu berfungsi sebagai kawasan perkemahan. Hutan Kota Tuatunu secara bertahap akan dikembangkan sebagi taman rekreasi aktif seperti kebun raya Bogor.

  8. Tradisi Nganggung

    Nganggung adalah tradisi gotong royong masyarakat Kota Pangkalpinang dengan membawa makanan lengkap diatas dulang kuningan yang ditutup dengan tudug saji. Tiap pintu rumah (keluarga) membawa satu dulang yang terbuat dari kuningan, berisi makanan sesuai dengan status dan kemampuan keluarga tersebut. Tradisi Nganggung sering juga disebut dengan adat Sepintu Sedulang.
    Tradisi ini biasanya dilakukan pada upacara-upacara keagamaan, seperti Hari Raya Idul Fitri dan idul Adha, Maulid Nabi Muhammad SAW, Nifsu Sya’ban dan kegiatan tahun bary hijriah.

  9. Tradisi Milang Ari

    Adalah upacara yang berhubungan dengan crisis rate, atau upacara yang berhubungan dengan tahapan-tahapan kehidupan manusia khususnya yang berhubungan dengan upacara kematian.

  10. Tradisi Pawai Ta’aruf

    Pawai tradisional yang diikuti semua lapisan masyarakat dan diadakan dalam menyambut hari-hari besar Islam. Sebagian besar masyarakat melakukan pawai keliling kota dengan menggunakan baju muslim yang beraneka ragam.

  11. Tradisi Ruwahan

    Ruwahan merupakan upacara penyambutan kedatangan bulan suci Ramadhan. Masyarakat biasanya melakukan acara bersih kubur dan ziarah kw kuburan keluarga masing-masing.

  12. Tradisi Peh Cun

    Peh Cun merupakan tradisi masyarakat Thionghoa untuk menghormati meninggalnya seorang bangsawan yang sangat dicintai rakyat bernama Qu Yuan. Perayaan ini dilaksanakan setiap tanggal 5 bulam 5 penanggalan imlek. Prosesi ritual dilakukan dimulai dengan sembahyang kemudian dilanjutkan beramai-ramai membuang kue Chang ke laut (kue yang terbuat dari ketan dan diisi dengan daging atau udang) sebagai simbol penghormatan. Pada tepat tengah hari tanggal 5 bulan penanggalan imlek ada keunikan dimana telor ayam mentah masih segar dapat didirikan dan air laut Pantai Pasir Padi mengalami puncak pasang surut yang sangat jauh sekitar 1 km.

    Telur berdiri di Perayaan Peh Cun
  13. Permainan Barongsai

    Permainan Barongsai biasanya dilakukan pada saat upacara dan biasanya digelar saat bulan purnama atau pada acara-acara khusus masyarakat keturunan Thionghoa seperti peringatan Imlek., Cap Go Meh, Sembahyang Rebut, Sembahyang kubur (Cheng Beng), Pot Ngin Bun, Peh Cun dan upacara kemasyarakatan lainnya.

  14. Ritual Cheng Beng

    Kuburan Cina Sentosa, tempat Ritual Cheng Beng di Pangkalpinang

    Ritual Cheng Beng atau sembahyang kubur merupakan upacara perwujudan dari sikap masyarakat Thionghoa yang sangat mencintai dan menghormati leluhurnya, seluruh keluarga baik yang ada di Pangkalpinang atau di perantauan berupaya untuk pulang melaksanakan ritual. Puncak kegiatan dilaksanakan pada tiap tanggal 5 April kalender Masehi.

  15. Sarang Burung Walet

    Kota Pangkalpinang dikenal sebagai pusat makanan khas Bangka, salah satunya adalah sarang burung walet. Selain rasanya yang khas, minuman sarang burung walet terkenal berkhasiat untuk kesehatan, terutama untuk paru-paru. Mengkonsumsi sarang burung walet secara teratur juga dapat memberikan kebugaran tubuh dan mental, bahkan dapat menghambat proses penuaan dini pada kulit.
    Jadi, pas saya ke Pangkalpinang, rombongan #KelasBlogger diajak Pak Elvian untuk melihat proses pembuatan minuman sarang burung walet di Ho’s Cafe. Harga minuman sarang burung walet per cangkir sebesar 60 ribu.

    Sarang Burung Walet di Ho’s Cafe

Dan destinasi wisata terdekat yang gak boleh terlewatkan di Pangkalpinang ini adalah Ritual Cheng Beng. Pada bulan April nanti, seluruh penjuru dunia akan berkunjung ke Pangkalpinang untuk ziarah ke nenek moyang-nya. Kabarnya, kuburan yang ada di Pangkalpinang ini terbesar karena ada sekitar 19 ribu orang dimakamkan disana.

Pada event Ritual Cheng Beng, harga tiket penerbangan menuju Pangkalpinang bisa naik berlipat-lipat karena saking banyaknya orang yang akan mengunjungi nenek moyang-nya.

 

Lihat Tulisan Berkategori Wisata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak Kalah Menarik

Ikut Pemilihan Car of The Year 2017 Dapat Sepeda Motor

Siapa sih yang enggak tau tentang iCar Asia? Sebagai konsumen mobil tentu tidak asing lagi…