Home Wisata Beginilah Perayaan Tradisi Ceng Beng di Pangkalpinang

Beginilah Perayaan Tradisi Ceng Beng di Pangkalpinang

3 Menit Estimasi Baca
4
0
75
ceng beng di pangkalpinang

Ceng Beng merupakan salah satu tradisi sembahyang kubur yang ada di Pangkalpinang. Dengan melaksanakan tradisi sembahyang kubur ini, seluruh keluarga yang ada di perantauan pulang untuk sembahyang dan memberikan penghormatan terhadap leluhur di Kuburan Cina Sentosa. Puncak acara Ceng Beng setiap tahunnya digelar 4 April untuk tahun kabisat atau 5 April untuk tahun bukan kabisat.

Sebelum acara puncak perayaan festival Ceng Beng atau sembahyang kubur ini terdapat beberapa rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh keluarga, misalnya dengan bersih-bersih kuburan. Dan selanjutnya sembahyang kubur yang dilaksanakan pada pagi hari sekitar jam 3 pagi hingga matahari terbit. Setiap keluarga menyiapkan persembahan untuk leluhur, berbeda-beda dari keluarga satu dengan keluarga lain tergantung kondisi ekonomi, namun ada beberapa persembahan yang wajib disediakan di kuburan leluhur.

Kuburan Cina Sentosa dibangun pada tahun 1935, luas kompleks sekitar 12.730 m² sampai saat ini terdapat hampir 13 ribu makam. Yang tertua adalah makan keluarga Boen yang dipugar pada tahun ke-4 setelah pemerintahan Sun Yat Sen, jadi diperkirakan pada tahun 1915. Makan Cina ini dibangun dalam bentuk dan arsitektur yang unik dan menarik serta dihiasi dengan tulisan aksara Cina yang indah dan sangat jelas sekali menunjukkan status sosial ekonomi orang yang dimakamkan. Kompleks pemakaman merupakan makan pekuburan terbesar se-Asia Tenggara dan sangat unik dan menarik dengan arsitektur yang berbeda-beda pada tiap makam, bahkan ada makam yang dibangun dengan batu granit seharga 500 juta.

Siang sebelum malam inti Festival Ceng Beng 2016, saya keliling mencari kuburan yang unik. Termasuk salah satunya adalah kuburan yang paling mahal biaya pembugarannya senilai hampir 500 juta itu. Ternyata memang terlihat mewah dari batunya, beda dari kuburan yang lain warnanya juga maron ke coklat-coklatan. Selain itu, katanya sih ada 2 makan muslim yang dikubur disini, hanya saja waktu itu saya hanya menemukan 1 makam saja. Dulu saya takut sekali kalau masuk pekuburan, tapi pas saya tiba di Kuburan Cina Sentosa Pangkalpinang ini saya semakin tertarik untuk menelisik lebih jauh. Komplek Kuburan Cina Sentosa ini dilengkapi penerangan yang bagus, sehingga jika malam hari tidak gelap, lampu dipasang gak hanya dipinggir jalan utama saja tapi juga di tengah-tengah komplek.

kuburan cina sentosa pangkalpinang
salah satu sudut komplek kuburan cina sentosa Pangkalpinang
sembahyang kubur
Kuburan dihias dan dikasih lilin seusai sembahyang kubur
Menyalakan lilin sebelum sembahyang kubur
Menyalakan lilin sebelum sembahyang kubur
persiapan sebelum sembahyang kubur, menyalakan lilin, menyiapkan persembahan untuk leluhur.
persiapan sebelum sembahyang kubur, menyalakan lilin, menyiapkan persembahan untuk leluhur.

Menyusuri jalan demi jalan dengan harapan bisa menemukan kuburan dengan arsitektur terunik atau hanya sekedar mengambil gambar saja. Saya terlalu bersemangat, padahal cuaca sangat panas sekali siang itu, dan sampai gak sadar kalau udah di lokasi paling atas yang ternyata komplek pekuburan nasrani. Memang beda sih dari kuburan yang ada dibawah atau yang dekat dengan jalan raya. Untuk kompleks pekuburan nasrani ini katanya sembahyang kuburnya setelah malam inti ceng beng.

ceng beng pangkalpinang
Persembahan leluhur untuk Sembahyang kubur

Menurut Pak Akhamad Elvian, Ceng Beng tahun 2016 ternyata lebih sepi dari tahun-tahun kemarin, karena biasanya pukul 3 pagi Kompleks perkuburan ini sudah banyak dikunjungi orang untuk melakukan sembahyang kubur. Dan banyak juga masyarakat lain yang tidak melakukan sembahyang kubur juga datang walau hanya sekedar menyaksikan rangkaian acara.

Kuburan Cina Sentosa
Salah satu sudut Komplek Kuburan Cina Sentosa (foto; kang dudi)

Acara Inti Festival Ceng Beng 2016 di Pangkalpinang yang digelar di Rumah Paithin yang ada di tengah-tengah Komplek Kuburan Cina Sentosa ini selain dihadiri jajaran dinas pemerintahan, turut hadir juga Bapak M. Irwasnyah Walikota Pangkalpinang dan Bapak Rustam Effendi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung. Sepanjang acara dimulai dari jam 3 pagi hingga acara selesai diiringi dan dihibur oleh Tanjidor.

pak rustam effendi gubernur kepulauan bangka belitung
Bapak Rustam Effendi dan Bapak M. Irwansyah hadir di Acara inti Festival Ceng Beng 2016 di Pangkalpinang
Walikota pangkalpinang
Yeay!! akhirnya bisa satu frame lagi sama Bapak Walikota Pangkalpinang.

Video tentang perayaan Festival Ceng Beng 2016 di Kuburan Cina Sentosa, Pangkalpinang.

Lihat Tulisan Berkategori Wisata

4 Komentar

  1. Hermini Yuliawati

    10 April 2016 at 3:50 am

    Keren foto-fotonya, jadi pengen selfi juga sama Pak Walikota.

    Balas

    • Mariana

      10 April 2016 at 10:37 am

      semoga bisa ketemu juga sama walikota mbak

      Balas

  2. Gustyanita pratiwi

    9 Juni 2016 at 10:09 pm

    Aaaa fotonya bagus2 bgt

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak Kalah Menarik

Ikut Pemilihan Car of The Year 2017 Dapat Sepeda Motor

Siapa sih yang enggak tau tentang iCar Asia? Sebagai konsumen mobil tentu tidak asing lagi…