Home Produk Berusaha Merawat Selera Ngopi Suami dengan Mesin Kopi Dolce Gusto

Berusaha Merawat Selera Ngopi Suami dengan Mesin Kopi Dolce Gusto

5 Menit Estimasi Baca
11
0
Segelas Cappucino dari Dolce Gusto Piccolo siap dinikmati

Mendengar kata “kopi”, yang langsung ingat di benak saya adalah ungkapan seorang teman dari Pontianak, yaitu “semua masalah bisa kita selesaikan di warung kopi”. Ungkapan ini merujuk ke kebiasaan orang-orang di Pontianak yang suka menghabiskan waktu di warung kopi hingga larut malam (yang banyak bertebaran di kota Pontianak), sambil memperbincangkan berbagai topik, mulai dari yang ringan, sampai ke urusan negara.

Poin penting dari ungkapan tersebut ialah bagaimana kopi dan ngopi menjadi media dan cara yang bisa mengajak kita untuk lebih dekat secara hubungan dan lebih erat secara emosional. Dari situ saya jadi belajar, bagaimana kopi dan ngopi bisa jadi bahasa sederhana “yuk, kita duduk bareng dan membicarakannya dari hati ke hati” kepada siapa saja, termasuk (tentu saja) pasangan (suami).

Memahami Selera Ngopi Suami

Media dan cara membangun keeratan untuk waktu berkualitas bersama suaminya sudah ketemu, yaitu kopi tadi. Yang jadi pertanyaan adalah; seperti apa selera ngopi suami saya? Ini tantangan, sekaligus peluang, karena menemukan selera ngopi suami itu ibarat menemukan salah satu cara bagaimana menjaga cintanya. Ekhemmmm!

Ternyata dan ternyata, setelah coba saya perhatikan, saya pelajari dan saya simpulkan, selera ngopi sang suami tidak cukup hanya dengan seduh kopi bubuk, kasih gula, selesai. Padahal ngopinya jarang. Lidah pekanya bisa membedakan kopi yang asamnya rendah, sedang, atau bahkan yang terlalu asam. Darinya saya malah jadi tahu soal kopi Arabika dan Robusta. Cara dia meracik kopi pun ternyata tidak sesederhana yang saya kira. Dia seperti tahu betul, bahwa suhu air dan cara mengaduk pun sangat bisa mempengaruhi rasa dari secangkir kopi.

Saya mulai mengerti, bahwa selera ngopi suami saya cocoknya adalah secangkir kopi yang disajikan oleh barista, yang benar-benar mengerti komposisi nikmatnya sebuah kopi. (Mulai mikir keras)

Meski punya semangat untuk membangun keharmonisan melalui secangkir kopi, saya sadar akan keterbatasan saya sebagai ibu rumah tangga, yang belum memiliki keahlian meracik secangkir kopi ala barista. Terinspirasi dari promo Lazada, akhirnya saya beranikan diri mencoba Mesin Kopi Dolce Gusto sebagai senjata untuk merawat selera ngopi suami.

Mengenal Mesin Kopi Dolce Gusto Picolo Manual

Sebelum saya ceritakan lebih jauh, saya juga ingin menginformasikan, kalau ternyata seri mesin kopi Dolce Gusto itu beragam. Ada seri Genio, Eclipse, Mine Me, Drop dan seri yang sekarang saya pakai, yaitu Piccolo, salah satu dari varian Nescafe Dolce Gusto manual. Kenapa pilih yang manual? Alasannya sih sederhana, biar lebih bebas berkreasi saat bikin minuman, biar kopi rumahan rasa buatan kafe-nya lebih terasa.

Seperti ini rupa bentuknya.

Mesin Kopi Dolce Gusto
Mesin Kopi Dolce Gusto Piccolo Manual

Cool dan elegan kan Piccolo ini?

Di dalam box unit mesin Dolce Gusto sudah ada 1 pak kapsul yang berisi 6 kapsul dengan rasa kopi Cappucino, Mocha, Grande Intenso dan Espresso Intenso. Selain itu, tentu saja ada Kartu Garansi dan User Manual yang sangat lengkap.

Kapsul kopi untuk mesin kopi Dolce Gusto
Kapsul kopi untuk mesin kopi Dolce Gusto

Mulai Jadi Barista Dadakan dengan Mesin Kopi Dolce Gusto Picolo Manual

Meski sempat ragu (takut hasilnya tidak cocok di lidah suami), akhirnya show time jadi barista dadakan tiba juga.  Hemmmmhhh… baiklah, saatnya beraksi!

Menyajikan secangkir kopi ala barista menggunakan Nescafe Dolce Dusto Piccolo ternyata tidaklah sulit (Belum apa-apa udah nyombong duluan 😀 ). Ringkasnya, tinggal isi water tank, pasangkan kapsul kopi, nyalakan mesin dan tekan tuas pengisi, secangkir kopi nikmat pun siap disajikan untuk suami tercinta. Makin penasaran kan? Begini nih step demi stepanya.

Untuk menjaga ke-steril-an, yang pertama saya lakukan adalah mencuci bagian water tank. Setelah water tank-nya bersih, baru deh diisi air mineral. Dari water tank inilah, nanti suplai air panas atau dingin dialirkan ke rinsing tool, di mana kapsul kopi berada, lalu kemudian diisikan ke gelas atau cangkir kita.

Water Tank Dolce Gusto Piccolo Manual
Water Tank Dolce Gusto Piccolo Manual

Selanjutnya, Tarik Capsul Holder, lepaskan rinsing tool dan ganti dengan kapsul kopi. Dari sekitar 8 pilihan rasa kopi, ada beberapa yang lebih cocok disajikan dingin, yaitu Nestea Peach, Cappucino Ice dan Mocha. Oleh karena itu, sebelum memilih rasa kopi dan opsi panas atau dinginnya, pastikan juga kapasitas gelas yang akan digunakan sesuai. Sekarang, tempatkan gelas kosong di nampan penadah. Oh iya, nampan penadah ini tingginya bisa disesuaikan (dengan ukuran gelas/cangkir) ya.

Kapsul kopi Dolce Gusto yang sudah diletakan di Kapsul Holder
Kapsul kopi Dolce Gusto yang sudah diletakan di Kapsul Holder

Water tank sudah terisi air, kapsul sudah tepasang, dan gelas sudah di tempatnya. Sekarang, mesin kopi Dolce Gusto sudah siap digunakan. Colokan kabel power, tekan tombol ON. Setelah dinyalakan, tombol daya (ON/OFF) akan berkedip merah selagi mesin melakukan pemanasan. Proses ini kurang lebih berlangsung selama 40 detik. Setelah itu, tombol daya akan stabil berwarna hijau.

Tarik tuas mesin Kopi Dolce Gusto Piccolo untuk mengisi gelas
Tarik tuas mesin Kopi Dolce Gusto Piccolo untuk mengisi gelas

Setelah tombol berwarna hijau, itu artinya minuman siap disajikan. Tinggal Tarik tuas ke posisi PANAS atau DINGIN, sesuai rekomendasi yang terdapat di box kapsul. Segelas Cappucino ala kafe by Dolce Gusto Piccolo pun siap disajikan untuk suami tersayang. Achhhh… nikmaaat!

Segelas Cappucino dari Dolce Gusto Piccolo siap dinikmati
Segelas Cappucino dari Dolce Gusto Piccolo siap dinikmati

Kesan Suami tentang Mesin Kopi Dolce Gusto

Dari serangkaian pengalaman saya dengan mesin kopi Dolce Gusto, bagian ini menurut saya yang sangat penting. Karena ini adalah konklusi dari tujuan hadirnya Dolce Gusto di tengah-tengah keluarga kecil saya.

Awalnya suami agak heran dengan segelas Cappucino yang saya sajikan. Iya, heran karena tumben istrinya bikin Cappucino 😛 . Setelah menikmati seruput demi seruput, ia bertanya “Ini hasil racikan si Dulco Gusto? Atuh ini mah alamat bikin senang tamu kalau ada tamu yang datang, terus kita suguhi kopi by Dulco Gusto.”

Alhamdulillah… berarti quality time dengan secangkir kopinya tidak hanya buat saya (me time), saya dan suami, tapi juga kita dengan orang lain. Ibarat kebaikan yang kalau sudah mengalir, ia akan terus mengalir dan mengalir.

Catatan: Untuk penyajian yang baik dan benar, sebaiknya tetap mengacu ke User Manual yang disertakan di unit Dolce Gusto. Atau bisa juga dengan menyimak video di bawah ini:

    Lihat Tulisan Terkait
    Lihat Tulisan Berkategori Produk

    11 Komentar

    1. Ophi ziadah

      9 Mei 2017 at 4:39 pm

      Lebih hemat jg jatohnya ngopi pake piccolo dr pada hrs ke coffee shop yaa

      Balas

      • Mariana

        15 Mei 2017 at 4:00 pm

        Iya, selisihnya 80% lebih hemat. Jadi pengen ulasan bagian ininya (hemat). 😀

        Balas

    2. nia nastiti

      12 Mei 2017 at 11:12 am

      Aih asiknya Mba ngopi sama suami dan bikin suami berkesan dengan kopi bikinan sendiri. Btw foto di awal2 post kece2 banget :))

      Balas

      • Mariana

        15 Mei 2017 at 4:01 pm

        Heheheeee… terimakasih, Mbak. Masih belajar-belajar nih… 🙂

        Balas

    3. Adriana Dian

      14 Mei 2017 at 10:17 am

      Wah suami pasti makin sayang sama istri kalo dirumah disediain NEscafe Dolce Gusto yaaa.. Hihie

      Balas

      • Mariana

        15 Mei 2017 at 4:02 pm

        Aamiiiin… hihihiiii yang diharap bangetnya memang begitu.

        Balas

    4. Gadgetlicious

      17 Mei 2017 at 2:10 pm

      Wah, keren nih mesinnya. Bisa bikin kopi sendiri, jadi nggak perlu lagi bergantung pada tempat ngopi yg terkenal itu. hehehe

      Balas

    5. Gadgetlicious

      17 Mei 2017 at 2:42 pm

      Keren nih produknya, bikin kopi jadi gampang banget. Jadi gak perlu tergantung lagi sama starb*cks…

      Balas

    6. Gadgetlicious

      17 Mei 2017 at 2:53 pm

      Wah produk yang bagus nih, bikin kopi jadi lebih gampang.

      Balas

    7. @unggulcenter

      27 Mei 2017 at 3:40 pm

      Selera ngopi suami ga perlu diluar ke kafe ya sejak ada NDG

      Balas

    8. parararam

      4 Juni 2017 at 9:59 pm

      saya juga pake mesin kopi ini. hasilnya gak kalah lah sama coffee ala-ala cafe.

      Balas

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Tidak Kalah Menarik

    Untuk Perawatan Kulit Bayi, Aku Percayakan pada Mustela Bebe

    Adakah ibu baru yang mengalami hal yang sama denganku? Prabu lahir hampir 41 minggu tanpa …