Home keuangan Tips Mengatur Keuangan Pribadi

Tips Mengatur Keuangan Pribadi

2 Menit Estimasi Baca
36
0
7

Bingung gimana cara mengatur keuangan pribadi? Masih bingung juga kenapa uang bulanan berasa kurang karena enggak bisa ngatur uang? Pengen ngatur uang pribadi tapi bingung proporsinya? Nah, disini ada Tips Mengatur Keuangan Pribadi yang semalam saya ikut kelas diskusi di WhatsApp dengan narasumber Deni Agus Kristanto selaku Corporate Relationship Manager Bank Muamalat Jakarta Pusat.

skema kuliah tips mengatur keuangan pribadi
skema kuliah tips mengatur keuangan pribadi coretan Narasumber

Mengatur keuangan pribadi tentu karena kita mempunyai penghasilan, kategori penghasilan sebagai berikut:

  1. Fixed Income (Tetap) -> Karyawan, PNS, Mahasiswa
  2. Floting Income (Tidak Tetap) –> Pengusaha, Petani/Nelayan, Tukang Ojek, Broker/Trader
  3. Mixed Income -> Dapat dari dua-duanya Fixed + Floating

Kamu termasuk kategori yang mana? Jika punya penghasilan tentu akan ada pengeluaran. Biasanya sih kalau habis gajian saya pengen ini itu yang pengen dibeli sekarang, tapi khawatir jika belum sampai gajian selanjutnya sudah habis buat beli-beli dan lupa buat nabung? Pernah ngalamin gak sih? Pasti pernah.

Tujuan Keuangan

Sebaiknya, kita tulis daftar keinginan kita apa saja, biar jelas uang itu mau dibawa kemana. Kalau ini daftar keinginan saya,  Jangka Pendek (1 tahun ini), Jangka Menengah (1 s.d. 3 tahun kedepan) dan Jangka Panjang (lebih dari 3 tahun). Tentukan skala prioritas 1 sampai dengan 5, semakin besar semakin prioritas.

daftar keinginan mariana

Jika telah menuliskan daftar keinginan kita dan menentukan skala prioritas maka kita sudah menentukan tujuan keuangan, yang mana keuangan kita ada arahnya mau kemana. Setalah tahap tujuan keuangan, selanjutnya tentang merencanakan keuangan.

Perencana Keuangan erat kaitannya dengan Cashflow, di dalam cashflow ada 4 komponen:

  1. Begining Balance (Saldo Awal)
  2. Cash In (Penghasilan)
  3. Cash Out (Pengeluaran)
  4. Ending Balance (Saldo Akhir)

Jika ingin menabung maka harus dipotong dimuka saat gaji diterima. Nah biasanya kan nunggu sisa dulu baru kita tabung, ga bakalan sisa kalau begini. Soalnya saya sudah pernah sih berusaha menyisakan uang buat ditabung, endingnya malah gak nyisa. hahaha

Rumus Kalkulasi Cashflow: Saldo Awal + Cash In – Cash Out

Jika hasilnya negatif, ada 2 cara yaitu dengan Meningkatkan Penghasilan dan Menekan pengeluaran. Lebih pilih mana, meningkatkan penghasilan atau menekan pengeluaran? Kalau aku sih lebih pilih meningkatkan penghasilan. Jualan baju online sebagai reseller juga bisa menaikkan penghasilan. Tapi kalau yang memilih jalan menekan pengeluaran, ada juga Tips-nya:

  1. Klasifikasikan Kebutuhan atau Keinginan
  2. Prioritaskan Kebutuhan bukan Keinginan
  3. Tekan Kebutuhan

Didalam sesi sharing Tips mengatur keuangan pribadi, juga ada tanya jawab, beberapa pertanyaan yang diajukan diantaranya:

  • Pertanyaan: dana yang tak terduga nanti masuknya kemana? Jadi satu dengan tabungan kah?
    Jawabannya: Dana tak terduga tetap harus dikalkulasikan dalam komponen cashflow baik dana tak terduga cash in ataupun dana tak terduga cash out, Tabungan yang sudah kita punya harus dimasukkan dalam Saldo Awal (apabila nominal dananya telah ada pada bulan sebelumnya)
  • Pertanyaan: Pengeluaran seperti tidak rutin tiap bulan apakah tetap dimasukkan?
    Jawabannya: Harus tetap masuk, catat setiap pengeluaran meski tidak tetap.

Nah, mulai sekarang Belajar Fin Plan. Biar tau arah tujuan keuangan kita setiap bulan. Financial Planning adalah tentang merencanakan keuangan hidup kita. Gagal Merencanakan = Merencanakan Kegagalan.

Berasa digampar banget sharing ini, saya termasuk orang yang sudah paham tetapi kadang menjalankan yang saya pahami itu susah dibiasakannya. Saya sering malah corat-coret pengeluaran biar tau kemana aja uang yang keluar, tapi ditengah-tengah lupa nulis, jadi uang yang keluar makin gak bisa di monitoring. Jadi gak bisa evaluasi sendiri.

Semoga ada kelas lagi, akan saya share terus disini.

    Lihat Tulisan Berkategori keuangan

    36 Komentar

    1. Ardiba

      11 April 2016 at 10:58 am

      Wooo. Ada ya kuliah whatsapp tentng begini. Jadi pengen ikutan jugaaa

      Balas

      • Mariana

        11 April 2016 at 4:06 pm

        nanti kalau ada kelas lagi saya colek mbak

        Balas

    2. Turis cantik

      11 April 2016 at 11:02 am

      Saya prnh ikut seminar safir senduk memang pas buat diterapkan ya mbak 🙂

      Balas

      • Mariana

        11 April 2016 at 4:06 pm

        nah, safir senduk itu nampar banget penjelasannya

        Balas

    3. Mugniar

      13 April 2016 at 7:20 pm

      Salut sama orang2 muda yang berpikir perencanaan keuangan itu penting …
      *eh komennya rada2 OOT yah*
      Yah, pokoknya, kesan saya membaca tulisan ini seperti itu, penulisnya menandakan dirinya demikianlah … 🙂

      Balas

      • Mariana

        13 April 2016 at 7:23 pm

        nulis ini biar inget mak.. semoga seterusnya lurus2 aja ngelola uang

        Balas

    4. Dedew

      13 April 2016 at 9:17 pm

      ahh semangaaat cari jobside hihihihi…biar nambah penghasilan 😀

      Balas

      • Mariana

        14 April 2016 at 8:52 am

        asekk … nuis lagi mak nulis lagi

        Balas

    5. Nurul Fitri Fatkhani

      13 April 2016 at 9:17 pm

      Gagal merencanakan = merencanakan kegagalan —> Nyentil bangeet.
      Sebenarnya saya juga udah rutin mencatat pengeluaran yang rutin. Uang sisa, rencananya untuk tabungan…etapi malah habis untuk yang gak jelas..hahaha. Memang harus maksain nabung di awal ya…
      Makasih sharingnya mba 🙂

      Balas

      • Mariana

        14 April 2016 at 8:51 am

        iyap begitu mbak.. aku dulu juga sering nyisain buat nabung gak pernah bisa, makanya sekarang nabung diawal habis gajian, alhamdulillah aman

        Balas

    6. Abahraka

      14 April 2016 at 8:18 am

      Mau dong dicolek mbak,,,dari sejak kuliah sepertinya gak bisa ngatur duit, selalu kosong di dompet hehehe

      Balas

      • Mariana

        14 April 2016 at 8:50 am

        kosong di dompet tapi atm penuh kan :)))

        Balas

    7. Willova

      14 April 2016 at 12:07 pm

      paling semangat nabung itu cuma kalau lagi pengen ada yang dibeli 🙁 kalau udah dapet suka lupa nabung heheheh
      sepertinya harus mulai dibiasakan 🙂
      terimaksih udah diengitin

      Balas

      • Mariana

        14 April 2016 at 12:09 pm

        sama-sama mbak..
        nabungnya sekarang buat masa depan

        Balas

    8. rani yulianty

      14 April 2016 at 2:45 pm

      wow,bener banget yah, kadang nabung itu uang sisa, malah nggak bersisa, harus dipotong di awal yaaah, artikelnya bagus banget, buat saya yang nggak ngerti masalah keuangan jadi lebih mudah memahaminya

      Balas

      • Mariana

        14 April 2016 at 4:38 pm

        iya mbak.. harus dibiasakan ya nabung itu dipotong diawal bukan nunggu sisa baru buat nabung, gak bakal nyisa soalnya mesti kepikiran sepatu di toko sebelah hahaha

        Balas

    9. ceritaanakbunda

      14 April 2016 at 2:47 pm

      Waah, Bunda harus mulai latihan mengatur keuangan nih, biar fokus untuk tujuan keuangan

      Balas

      • Mariana

        14 April 2016 at 4:39 pm

        ayo bunda.. bikin skala prioritas biar tidak gagal merencanakan keuangan

        Balas

    10. Ida Tahmidah

      16 April 2016 at 5:53 am

      wah asyik nih saya suka susah menekan keinginan tapi stlh anak2 sekolah semua seperti ditekan keadaan jadi bisa deh ..hihi..

      Balas

      • Mariana

        16 April 2016 at 8:51 am

        Nah apalagi udah punya anak mak… harus banyak uang yang di tabung.

        Balas

    11. Awan

      3 Mei 2016 at 1:11 pm

      Waaaah cocok bangat ini buat saya, belum bisa ngatur keuangan, baca tulisan ini seakan disentil lagi “Gagal Merencanakan = Merencanakan Kegagalan” Hiks

      Balas

      • Mariana

        3 Mei 2016 at 5:05 pm

        aku yang nulis ajah tersentil mas awan huhuhuhu

        Balas

    12. ophi ziadah

      4 Mei 2016 at 10:32 am

      penting nih buat para ibu manager keuangan keluargaa

      Balas

      • Mariana

        4 Mei 2016 at 10:46 am

        Nah itu.. biar tidak gagal merencanakan keuangan

        Balas

    13. OIM INFO

      4 Mei 2016 at 2:04 pm

      managemen keuangan, menurut saya memang layak disandang oleh wanita. iti menurut saya sih, cpntoh kongkritnya istri saya, dia rajin menabung mulai sejak kami menikah tahun lalu, luar biasa dan tak disangka tabungan kami lumayan untuk ongkos mudik plus beli oleh-oleh buat keluarga. walaupun tabungan itu dari hasil jerih payah saya, tapi saya tidak akan sempat untuk telaten menabung

      Balas

      • Mariana

        4 Mei 2016 at 3:02 pm

        nah kan peran istri untuk mengatur keuangan sangat penting banget, alhamdulillah bisa buat mudik ketemu keluarga ya bang 🙂

        Balas

    14. MeriskaPW

      6 Mei 2016 at 4:10 am

      Waduh ke new zealand, aku yg deket2 dulu aja deh yg jd prioritas.. ke Maldives.. hahahaluuu banget..

      Balas

      • Mariana

        7 Mei 2016 at 11:28 am

        Hahaha semoga dapat sponsor aja mbak

        Balas

    15. Dee - @HEYDEERAHMA

      11 Mei 2016 at 7:28 pm

      Ihh, bagus nih materi perencanaan keuangannya. Aku suka pas pembagian prioritas pengeluaran. Boleh nih dicoba 😉

      Balas

      • Mariana

        12 Mei 2016 at 11:36 am

        ayo coba di coba.. sekalian belajar sebelum nikah nanti 🙂

        Balas

    16. Ida Tahmidah

      13 Mei 2016 at 11:36 am

      Saya senang baca tentang keuangan, giliran prakteknya terkadang ga sesuai teori haha

      Balas

      • Mariana

        13 Mei 2016 at 12:48 pm

        hahaha sama mak, praktek selalu susah ya.

        Balas

    17. Oka Nurlaila

      18 Mei 2016 at 8:38 am

      Mbak, aku cari cari poin kelima di skema kok gak dapat ya? Apa aku kurang jeli ya? Hehe.

      Btw thank you sharingnya. Aku pernah dulu dapat materi perencanaan keuangan. Tapi ya gitu awal awal dong semangat. Sekarang malah bablas gak pernah di catat lagi. Terima kasih sudah diingatkan lewat tulisannya.

      Balas

      • Mariana

        18 Mei 2016 at 10:04 am

        terimakasih mak infonya.. mungkin narasumber kelewat ngasih angka. tapi itu sudah runtut kok..
        mesti ditulis mbak biar ingat, makanya saya nulis ini biar ingat.

        Balas

    18. Mesra Berkelana

      19 Mei 2016 at 10:23 pm

      suka sedih apalagi kalau cewek ama uang suka kalap 🙁

      Balas

      • Mariana

        20 Mei 2016 at 8:44 am

        hahaha manusiawi :))) *pembelaan

        Balas

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Tidak Kalah Menarik

    Ikut Pemilihan Car of The Year 2017 Dapat Sepeda Motor

    Siapa sih yang enggak tau tentang iCar Asia? Sebagai konsumen mobil tentu tidak asing lagi…