Home Kesehatan Ketahuilah Bahaya Asap Kendaraan

Ketahuilah Bahaya Asap Kendaraan

3 Menit Estimasi Baca
6
0
500
Bahaya Asap Kendaraan

Punya kendaraan bermotor yang perlu dirawat gak cuma motornya saja dengan servis, tapi juga diri kita. Dan tentunya, orang-orang yang ada disekitar kita. Kenapa? Taukah kamu, asap yang dikeluarkan kendaraan bermotor itu berbahaya? Tenyata masih banyak yang enggak tau kalau gas CO yg dihasilkan dari asap kendaraan bermotor dapat membuat orang yg menghirup sampai meninggal.

Nalarnya begini, jika memang kamu belum tau akan bahaya asap kendaraan saat kamu menghidupkan motor, biasakan tidak ya membagi asapnya ke orang lain. Jika kamu saja tak sudi menghirup asap kendaraanmu sendiri, jangan kamu bagi juga dengan orang lain. Kamu saja tidak mau, apalagi orang lain.

Mungkin sudah pernah diantara kalian yang menghirup asap kendaraan saat motor dipanasi. Bagaimana baunya ? Sangat menyengat bukan ? Nah, yang kalian hidup itu adalah gas CO (Karbon Monoksida). Ada artikel menarik tentang bahaya asap kendaraan bermotor : (sumber : membunuhIndonesia.com)

“Sebagai pencemaran udara, polusi dari emisi gas buang kendaraan ternyata sama bahayanya bahkan lebih berbahaya dari merokok. Dalam asap kendaraan bermotor terdapat sekitar 1.000 unsur beracun. Gas buang dari kendaraan bermotor ini tidak hanya memicu penyakit fisik tapi juga bisa memicu penyakit mental, yaitu sifat agresif dan gelisah.

Menurut pengamatan Pusat Penelitian Masalah Perkotaan dan Lingkungan (PPMPL) DKI, dari sekian banyak knalpot, berhamburan zat beracun berupa CO (karbon monoksida). Kadar CO yang terhirup akan memasuki tubuh melalui paru-paru dan akan bersenyawa dengan hemoglobin (Hb) membentuk COHb. Hemoglobin sendiri berfungsi sebagai pembawa oksigen ke sekujur tubuh.

Namun, kemampuan hemoglobin untuk mengikat CO adalah 200 hingga 300 kali lebih besar dibanding dengan kemampuannya mengikat oksigen. Akibatnya, oksigen di dalam darah berkurang sehingga membuat orang merasa pusing, pingsan bahkan bisa juga meninggal dunia. Semakin banyak CO yang terkandung dalam darah semakin besar ancamannya terhadap kesehatan.

Menurut World Bank, 70 persen sumber pencemar berasal dari emisi gas buang kendaraan bermotor. Laporan dari World Bank pun menyebut bahwa kandungan timbal dari asap knalpot dapat menyebabkan menurunnya tingkat kecerdasan, meningkatkan resiko penyakit jantung koroner dan hipertensi. Kandungan timbal juga dapat menurunkan tingkat kecerdasan terutama pada anak-anak, menurunkan fertilitas, dan kualitas spermatozoa.

Bagi ibu hamil, timbal yang masuk ke dalam tubuh, baik yang melalui udara maupun makanan, akan mencemari otak anak sejak berada di dalam rahim. Timbal akan mengganggu pertumbuhan dan fungsi otak ketika janin dilahirkan, sehingga kecerdasannya pun terganggu. Penumpukan timbal yang terjadi itulah yang juga menyebabkan timbulnya berbagai penyakit.

WHO memperkirakan bahwa setiap tahun polusi udara menyebabkan 800.000 kematian di seluruh dunia. Dari penelitian tersebut ditemukan bahwa kanker paru merupakan penyebab kematian tertinggi. Hampir 90% pengidap kanker paru tidak bisa diselamatkan, karena jika sudah akut, dengan mudah kanker akan menyebar ke jaringan tubuh sekelilingnya seperti hati, tulang belakang, dan otak melalui pembuluh darah. Kanker paru telah membunuh lebih dari sejuta orang setiap tahunnya, dan saat ini menjadi pembunuh utama.

Di Indonesia sendiri, kendaraan bermotor menyumbang sekitar 26 persen dari total emisi yang dihasilkan dan menyebabkan 60-90 persen dari seluruh polusi di negara-negara industri. Dengan pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor yang tinggi menyebabkan pencemaran udara di Indonesia menjadi sangat serius.

Oleh karenanya, kita semua yang sejatinya menginginkan hidup sehat, harus berlaku adil terhadap dua fenomena ini. Bahwa ada yang menganggap asap rokok itu berbahaya meski tanpa didasari kajian maupun teori yang kuat, tetap harus diberi kesempatan mengutarakan pendapatnya. Tapi akan lebih bijak bila sikap patriotik kita dalam menjaga kesehatan ini, dapat terbuka dan peduli bahwa ada bahaya yang jauh mengancam masyarakat Indonesia, yakni: asap kendaraan bermotor.”

Jadi, karena asap kendaraan bermotor mengandung CO (karbon monoksida) yang lebih cepat mengikat Hb (sel darah merah) dibandingkan dengan oksigen, sehingga ketika terhirup karbon CO akan lebih cepat masuk ke tubuh, dalam jumlah yang sedikit dapat mengakibatkan sesak napas, sedangkan dalam jumlah yang banyak dapat mengakibatkan kematian.

Hal-hal yang perlu diingat, biasakan untuk menghidupkan kendaraan bermotor diluar rumah. Jika kamu menghidupkan motor di parkiran rumah yang memiliki ruang sempit dan jauh dari udara bebas maka gas CO akan banyak terhidup oleh orang disekitarmu. Bisa kan manasin motor diluar pagar ? Ini demi menjaga kesehatan kamu dan orang lain disekitarmu. Kalau kamu saja gak mau hirup asap itu, tolong jangan bagi ke orang lain.

Lihat Tulisan Berkategori Kesehatan

6 Komentar

  1. Tita Bunda Aisykha

    3 Januari 2014 at 1:17 pm

    hai mba,,sblm komen,,mau nanya dl nih,,ni blog emang ada musicnya ya he he ampe bingung aku nyari2 drmana suara musiknya he he bagus yaa,,bawaan dr blognya ya mba,,maklum kudet nih he he,,
    o ya iya nih asap kendaraan tu emang diam2 menghanyutkan,,mesti diperhatiin bener2,,tp msh banyak yg kurang sadar,,asapnya msh pada ngepul bhkn ada yg ampe hitam bgt,,

    Balas

    • Mariana

      4 Januari 2014 at 3:30 pm

      hihihi, iyaa mbak Tita ada musiknya. Maaf ya membuat bingung, ini aku juga kadang2 kaget. Betul itu mbak, harus hati2 sama asap kendaraan, pake masker dan jangan manasin motor di dalam ruangan ya 😀
      terimakasih sudah berkunjung 🙂

      Balas

  2. Isnuansa

    4 Januari 2014 at 1:59 pm

    Waaaa, aku juga nulis soal polusi. 9 juta liter BBM per hari habis utk Jakarta saja, yg berarti ada 27 juta kg asap yg dihasilkan. Ngeri. Mampir juga mbak kalau tertarik soal polusi kendaraan di blogku…

    Balas

    • Mariana

      4 Januari 2014 at 3:33 pm

      Iya mbak isnuansa, ini aku share karena pengalaman aku dikosan, pada ga paham kalau asap kendaraan kalau dipanasin bisa berbahaya mbak. Duh kalau dikota besar kek Jakarta ngeri liat asapnya. Terimakasih ya mbak sudah berkunjung, siap berkunjung juga 😀

      Balas

  3. Fathan Aulia Adillah

    24 Juli 2015 at 4:34 am

    Menarik sekali tentang polusi ini ,mohon izin share and re post ya mba

    Balas

  4. Febri

    13 Maret 2017 at 6:38 am

    Wah bener itu mbak, sayangnya kakak saya sudah saya beri tahu masih saja manasin motor, lubang asapnya diarahkan ke pintu rumah yang terbuka. Berulang kali saya beri tahu dan tutup pintunya masih saja dia manasin motornya di depn pintu. Kayaknya saya haru kunci pintunya agar dia gak bisa masuk sekalian hahaha, abisnya gak bisa dibilangin. Btw makasih infonya mbak sngt bermanfaat

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak Kalah Menarik

Ikut Pemilihan Car of The Year 2017 Dapat Sepeda Motor

Siapa sih yang enggak tau tentang iCar Asia? Sebagai konsumen mobil tentu tidak asing lagi…