Home event Kunjungan ke KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok

Kunjungan ke KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok

3 Menit Estimasi Baca
0
0

Kali ini yang ngajakin jalan-jalan adalah Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok. Acara kunjungan ini adalah rangkaian acara untuk memperingati Hari Anti Korupsi yang akan jatuh pada 9 Desember. KPU Bea dan Cukai mengajak blogger dan mahasiswa untuk menelisik lebih dalam apa itu bea dan cukai serta apa saja yang ada didalamnya.

P1120391

Ini adalah pengalaman pertama saya berkunjung ke Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tanjung Priok. Pertama masuk ruangan, kami yang baru datang diperlihatkan barang sitaan ilegal, sebenarnya ini barang legal atau boleh di ekspor/import tapi harus ada pihak resmi misal PT yang melakukan import/ekspor.

Bersama jajaran tinggi di KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, saya mendapat informasi tentang Bea dan Cukai. Salah satunya adalah Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok sudah menerapkan budaya anti KKN yaitu Tolak, Catat, Laporkan. Karena Pelabuhan Tanjung Priok adalah pelabuhan tersibuk di Indonesia, sehingga Bea dan Cukai Tanjung Priok menjadi garda terdepan.

Penjelasan mengenai Dwelling Time:

→ Waktu berapa lama petikemas (barang import) ditimbun di Tempat Penimbunan Sementara (TPS) Pelabuhan sejak dibongkar dari kapal sampai dengan barang import keluar dari TPS.

Dwelling Time dibagi menjadi 3, yaitu :

Pre-Customs ClearanceCustoms ClearancePost-Customs Clearance
Waktu yang diperlukan sejak peti kemas dibongkar dari kapal sampai dengan importir melakukan submit Pemberitahuan Import Barang (PIB) ke Bea CukaiWaktu yang dibutuhkan dari sejak PIB diterima sampai dengan diterbitkannya Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB) oleh Bea CukaiWaktu yang dibutuhkan dari sejak SPPB sampai dengan pengeluaran barang impor dari tempat penimbunan Sementara

Dalam Filosofi Pelayanan Kepabenan yaitu Keseimbangan Fasilitas dan Pengawasan. Ada sebuah jalur fasilitas yang khusus berada pada kantor Pelayanan Utama (KPU), penetapan jalur tdalam import ersebut adalah:

⇒ JALUR HIJAU : Pengeluaran Barang Impor dari kawasan pabean (port) tanpa pemeriksaan fisik barang, tetapi dilakukan penelitian dokumen setelah penerbitan SPPB.  Jalur Hijau ditetapkan jika Importir atau importasi yang tidak termasuk dalam kriteria jalur kuning dan merah.

⇒ JALUR KUNING : Pengeluaran Barang Impor dari kawasan pabean (port) tanpa pemeriksaan fisik barang, tetapi dilakukan penelitian dokumen sebelum penerbitan SPPB. Jalur Kuning ditetapkan jika terdapat kekurangan dalam dokumen pemberitahuan pabean beserta dokumen pelengkapnya.

⇒ JALUR MERAH : Pengeluaran Barang Impor dari kawasan pabean (port) dengan pemeriksaan fisik barang terlebih dahulu, dan dilakukan penelitian dokumen setelah penerbitan Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB).

Yang dikenakan Jalur Merah adalah Importasi dengan kondisi sebagai berikut:

  • Importir baru
  • Importir yang termasuk dalam kategori risiko tinggi (High risk importer)
  • Barang yang di impor termasuk barang impor sementara
  • Barang Operasional Perminyakan (BOP) golongan II
  • Barang re-impor
  • Barang impor yang terkena pemeriksaan acak (Random inspection)
  • Barang impor tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah
  • Barang impor yang termasuk dalam komoditi berisiko tinggi atau berasal dari negara yang berisiko tinggi

⇒ JALUR PRIORITAS : Pengeluaran Barang Impor dari kawasan pabean (port) tanpa pemeriksaan fisik barang dan dokumen, setelah ada penetapan dari pemerintah terhadap Importir jalur prioritas tersebut.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Nah, setelah diajak mengenal lebih dekat tentang Bea dan Cukai, rombongan blogger dan mahasiswa diajak naik kapal patroli Bea dan Cukai. Biasanya tim patroli Bea dan Cukai melakukan perjalanan patroli selama 2 minggu bahkan sampai ke bagian timur. Duh, saya diajak muter-muter kurang lebih setengah jam saja sudah puyeng.. hihihihi

Dan kunjungan terakhir adalah Hi-CO Scan X-Ray Double System, hanya 2 di Indonesia yaitu di Jakarta dan Surabaya. Kekuatan scan-nya 1000x dari scan di rumah sakit. Pada saat proses ini, truk akan ditarik oleh alat secara otomatis dan di-scan untuk mengetahui isi truk tersebut.

P1120401 P1120405 P1120394

Seru banget ya seharian bisa ngulik-ngulik bea dan cukai, bisa naik kapal patroli dan masuk ruangan pelayanan dan pemeriksaan. Semoga lain kesempatan bisa berkunjung di bea dan cukai lagi …

    Lihat Tulisan Terkait
    Lihat Tulisan Berkategori event

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Tidak Kalah Menarik

    Hanya ini yang Ibu Butuhkan Saat Hamil hingga Menyusui

    Dari hamil, melahirkan hingga menyusui menjadi hal yang luar biasa bagi setiap wanita, ter…