Home Blog Catatan Cinta Kasih untuk Ibu

Catatan Cinta Kasih untuk Ibu

2 Menit Estimasi Baca
2
0
4

Hari ini 22 Desember adalah Hari ibu, peringatan untuk ibu dan perempuan Indonesia. Banyak ungkapan terimakasih kepada Ibu, lewat foto, lewat tulisan, lewat video dan masih banyak lagi. Untuk hari ini, saya persembahkan ‘Catatan Cinta Kasih’ untuk Ibu saya, yang sudah berjuang untuk anaknya agar bisa meraih pendidikan yang tinggi.

 

Ibu,

jika setiap pagi aku melihat matahari terbit bersinar indah,

itu seperti aku bersamamu ibu

sinarnya menghangatkan, seperti saat ibu membelaiku dan memelukku

cahayanya terang, seperti saat ibu memandangku

lalu tersenyum…

Ibu,

air matamu ibarat hujan yang turun digurun

aku tak pernah melihatnya

Ibu,

namamu selalu aku selipkan dalam setiap doaku

Cintamu seperti kuku

yang tak kan pernah habis walau terus menerus dipotong

Cinta kasihmu seperti rambut

yang akan selalu tumbuh walau sering kali rontok

Cinta dan kasih sayangmu yang tulus tak kan pernah habis

walau sudah kau bagi dengan tiga anakmu

Ibu,

Terimakasih Ibu…

Ibu, selalu mengajarkanku hidup mandiri. Dari kecil hingga aku harus tinggal bersama nenek dan kakek serta kedua adikku. Seperti tidak punya banyak kata-kata untuk menceritakan Ibu.

Ingat kisah bersama ibu, disaat aku pulang tadarusan mengaji yang pulang malam, aku tergesa-gesa mengetuk pintu, aku terus mengetuk tanpa mengucap salam. Ibu juga tak segera membukakan pintu, hingga akhirnya aku memanggil dan berucap salam. Barulah ibu membukakan pintu. Ibu hanya bilang ‘tidak akan membukakan pintu jika tak ada salam atau suara’ .

Pernah juga sepulang sekolah, dengan capek habis olahraga dan lapar. Aku langsung buru-buru ganti baju, biasanya aku langsung makan. Tapi pada saat itu, aku tanya sama ibu. ‘Kalau mau makan, lauknya apa ya bu’ . Ibu gak menjawab, aku ulangin lagi pertanyaannya. Lalu ibu baru menjawab ‘jangan dibiasakan bertanya, dilihat dulu diatas meja’.

Banyak sekali yang diajarkan ibu sama aku, dan sekarang aku yang mengajarkan ilmu yang aku dapatkan kepada adikku. Agak susah memang karena kedua adikku adalah laki-laki. Yang selalu ingat tentang ibu adalah :

  • Ibu gak akan membukakan pintu kalau tidak disertai dengan ucapan salam.
  • Ibu tidak suka anaknya banyak omong, banyak tanya tanpa melakukan sesuatu terlebih dahulu. Intinya ya, kerjain dululah baru tanya.
  • Ibu gak suka saat jam sekolah anaknya pulang kerumah dan minta uang saku lagi. Ibu gak suka, nanti jadi kebiasaan kalau uang sakunya kurang terus setiap hari. Jadi memang harus bisa di atur sendiri.
  • Ibu gak suka anaknya foto alay di hape, kalau ibu lihat foto di hape pakai satu baju tapi dengan banyak gaya, pasti akan dihapus.
  • Ibu memperbolehkan anaknya pergi main seharian, tapi sebelum berangkat main keadaan rumah harus bersih dan rapi. Kalau ketauan maen tapi rumah berantakan, ibu pasti marah.
  • dan masih banyak lagi…

Terimakasih Ibu, Mamahku yang luar biasa. WE LOVE YOU …

Lihat Tulisan Berkategori Blog

2 Komentar

  1. Dwi Wahyudi

    27 Desember 2013 at 2:55 am

    Tampilan blognya menarik Sis, desain sendiri ya? Kreatif banget, suka lihatnya. Btw, salam kenal dari salah satu blogger Pontianak. Thanks…

    Balas

    • Mariana

      27 Desember 2013 at 3:37 am

      Makasih om Dwi, ini kado ulang tahun yang kebetulan baru dipublish hari ini web-nya. Desainer-nya @rosidnet hehehe 🙂
      terimakasih kunjungannya, salam kenal om Dwi 🙂

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak Kalah Menarik

Ikut Pemilihan Car of The Year 2017 Dapat Sepeda Motor

Siapa sih yang enggak tau tentang iCar Asia? Sebagai konsumen mobil tentu tidak asing lagi…